Covid-19: Warga Indonesia Dihimbau untuk Tidak Membocorkan Data Pribadi di Media Sosial

Covid-19: Warga Indonesia Dihimbau untuk Tidak Membocorkan Data Pribadi di Media Sosial

Internet Sehat : Pejabat Indonesia yang menjadi satuan tugas penanganan Covid-19 telah meminta warga negaranya untuk berhenti membocorkan data pribadi mereka sendiri di media sosial dengan membagikan foto-foto sertifikat yang membuktikan bahwa mereka telah menerima vaksinasi COVID-19.

Dalam konferensi juru bicara satuan tugas COVID-19 Indonesia Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa sertifikat tersebut menyertakan kode QR yang ketika dipindai dapat menghasilkan data medis pribadi. Adisasmito menjelaskan kemungkinan konsekuensi kebocoran data pada konferensi pers tersebut.

Adisasmito juga memaparkan prospek dan respons COVID-19 Indonesia secara positif. Meskipun peningkatan 2,3 persen dalam kasus tercatat minggu tersebut, itu terjadi setelah penurunan empat minggu berturut-turut.

Indonesia saat ini konferensi pers tersebut diadakan pada akhir bulan Maret yang lalu memiliki 126.439 kasus COVID-19 yang terdokumentasi dengan 1.304.921 kasus pemulihan dan 39.865 kematian.

Sebelum meminta publik untuk tidak menempatkan diri mereka pada risiko pelanggaran keamanan data, dia meyakinkan mereka bahwa vaksin Covid-19 aman, halal dan memiliki efek samping minimal. Adisasmito meminta masyarakat untuk mengikuti program vaksin sesuai jadwal yang ada.

Indonesia bertujuan untuk memvaksinasi lebih dari 181 juta dari 270 juta penduduknya dalam satu tahun. Indonesia telah memberikan lebih dari 5,7 juta dosis pertama vaksin perusahaan China, Sinovac. Hampir 2,5 juta telah menerima dosis kedua. Pihak berwenang Indonesia menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca minggu lalu.

Sumber : The Register

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.