Privasi & Data Pribadi

Data Pribadi 40% Orang Afrika Selatan Ditempatkan di Web Berbagi File

Internet Sehat : Data pribadi sekitar 24 juta orang Afrika Selatan (40% populasi) yang salah dijual oleh Experian kepada seseorang yang diklaim telah berpura-pura mewakili klien yang sah, kini tidak hanya beredar di dark web, tetapi juga di situs berbagi file.

Terlepas dari jaminan dari Experian pada bulan Agustus bahwa mereka telah memperoleh surat perintah penggeledahan dalam proses hukum untuk menyita dan menghancurkan data yang diteruskannya, sebanyak 40 persen penduduk Afrika Selatan harus me jadi korban karena siapaun dapat dengan bebas mengunduh data pribadi mereka karena data tersebut ditempatkan di situs berbagi file Swiss WeSendIt.

Nomor ponsel, nomor ID pribadi yang dikeluarkan negara bagian, alamat rumah, detail bank dan kantor, serta alamat email semuanya termasuk dalam file di WeSendIt. File di WeSendIt berisi detail 24 juta orang dan 800.000 bisnis, jumlah yang sama seperti yang dilaporkan pada awal pelanggaran data.

Pansy Tlakula, South Africa’s Information Regulator (SAIR) mengatakan bahwa pelanggaran data tersebut melibatkan aliran informasi pribadi lintas batas dan hal ini tidak dapat diterima. Jutaan informasi pribadi warga dan bisnis ada di internet tanpa kontrol yang tepat atasnya.

Sumber : The Register

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.