Literasi Digital

Engineer Facebook: Facebook Ambil Untung dari Kebencian

Internet Sehat : Seorang engineer Facebook telah keluar dari perusahaan tersebut. Ia mengatakan bahwa ia tidak bisa lagi mau menjadi bagian dari organisasi yang mengambil untung dari kebencian. Ashok Chandwaney nama karaywan Facebook tersebut adalah karyawan terbaru yang mengungkapkan kekhawatiran tentang cara perusahaan menangani ujaran kebencian di Facebook.

Engineer tersebut menambahkan bahwaFacebook memilih untuk berada di sisi sejarah yang salah. Facebook menanggapi dengan mengatakan telah menghapus jutaan postingan terkait kebencian. Salah satu mantan enginees Facebook lainnya juga membela Facebook.

Inti postingan dari Ashok Chandwaney adalah bahwa Facebook bergerak cepat untuk memecahkan masalah tertentu, tetapi ketika berurusan dengan perkataan yang mendorong kebencian, Facebook lebih tertarik pada public relation daripada menerapkan perubahan yang nyata.

Nasionalisme kulit putih dan penggunaan platform oleh milisi sayap kanan adalah di antara hal-hal yang dirasa perlu dilakukan Facebook lebih banyak, serta mengatur konten politik lainnya. Facebook menolak untuk menghapus komentar yang diposting oleh Presiden Trump selama protes Black Lives Matter yang berbeda dengan Twitter, yang menyebutnya sebagai mengagungkan kekerasan.

Sikap tersebut menyebabkan beberapa karyawan keluar, sementara yang lain melakukan pemogokan dan pengiklan memboikot platform tersebut untuk bulan Juli, karena sikapnya terhadap ujaran kebencian.

Facebook menanggapi posting engineer tersebut dengan mengatakan bahwa Facebook tidak mendapat untung dari kebencian. Facebook menginvestasikan miliaran dolar setiap tahun untuk menjaga komunitas aman dan dalam kemitraan yang erat dengan para ahli dari luar untuk meninjau dan memperbarui kebijakan Facebook.

Menurut Facebook, musim panas ini Facebook meluncurkan kebijakan terdepan dalam industri untuk mengejar QAnon, mengembangkan program pemeriksaan fakta, dan menghapus jutaan pos yang terkait dengan organisasi kebencaian, lebih dari 96% di antaranya ditemukan sebelum ada yang melaporkannya.

Sumber : BBC

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.