Literasi Digital

Google, Twitter Janji Blokir Voting Misinformation di Pemilihan Presiden AS

Internet Sehat : Google dan Twitter mengatakan mereka menekan lebih lanjut informasi yang salah secara online menjelang pemilihan AS. Platform perpesanan diperkirakan akan dibanjiri klaim palsu dan posting menyesatkan menjelang pemungutan suara di AS pada bulan November nanti.

Twitter mengatakan pihaknya berencana untuk lebih agresif memberi label dan menghapus tweet yang tidak akurat terkait pemilu AS. Sementara, mesin pencari Google mengatakan akan menyaring lebih banyak hasil auto-complete results untuk menghindari penyesatan pemilih, terutama atas laporan yang mengklaim kemenangan awal.

Salah satu kekhawatiran adalah meluasnya penggunaan surat suara dalam pemilu AS akibat pandemi virus corona yang dapat menyebabkan penundaan yang signifikan dalam hasil penghitungan. Para ahli khawatir hal ini dapat membuat informasi yang salah mendapatkan daya tarik.

Google mengatakan bahwa informasi yang salah tentang hasil pemilu tidak akan muncul dalam pencarian. Perubahan Twitter juga dapat memengaruhi tweet yang mengklaim kemenangan sebelum hasil pemilihan disertifikasi, bersama dengan posting yang menyesatkan tentang perusakan surat suara.

Perusahaan media sosial telah berada di bawah tekanan untuk memerangi kesalahan informasi setelah badan intelijen AS memutuskan bahwa Rusia menggunakan platform mereka untuk ikut campur dalam pemilihan presiden AS tahun 2016.

Perubahan yang dilakukan Google pada auto-complete results yang memprediksi apa yang dicari pengguna akan menghapus prediksi yang dapat ditafsirkan sebagai klaim untuk atau menentang kandidat atau partai politik. Perubahan ini juga akan menghapus fungsi yang mencoba memprediksi dan melengkapi istilah pencarian saat orang mencari status lokasi pemungutan suara, persyaratan atau metode pemungutan suara.

Minggu lalu, Facebook mengatakan sedang membuat label untuk posting oleh kandidat atau kampanye yang membuat klaim kemenangan prematur. Ia juga mengatakan akan berhenti menerima iklan politik baru dalam seminggu sebelum hari pemungutan suara.

Sumber : BBC

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.