Literasi Digital

Hacker Ancam Bocorkan 756GB Dokumen yang Dicuri

Internet Sehat: Para hacker atau peretas mengancam akan membocorkan 756GB dokumen yang diduga dicuri. Mereka mengancam akan merilis 756GB kontrak selebritis yang terkenal atau berada didaftar penting, rekaman kesepakatan, dan info pribadi lainnya yang diduga dicuri dari sebuah firma hukum New York.

Para penjahat tampaknya telah mendapatkan persetujuan rahasia, korespondensi pribadi, detail kontak, dan informasi lain yang dimiliki para superstar, termasuk Madonna, Christina Aguilera, Sir Elton John, Run DMC, Bruce Springsteen, Barbra Streisand, dan Lady Gaga, dan perwakilan mereka .

Data itu disapu oleh REvil alias Sodinokibi, geng penjebak malware yang terkenal karena merontokkan layanan Travelex. REvil memberikan bukti dengan menampilkan sebuah situs web Tor-hidden milik REvil, yang berisi daftar lusinan organisasi yang dikompromikan oleh mereka, termasuk screenshot folder, perjanjian non-pengungkapan, pengaturan tur 2019-2020 Madonna, dan hak musik Aguilera.

Kelompok hacker tersebut mengklaim telah meretas firma hukum hiburan Grubman Shire Meiselas & Sacks, yang berbasis di Big Apple, dan menyedot dokumen-dokumennya. Firma hukum tersebut tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. 

Dokumen-dokumen yang dicuri tersebut tersebut konon mencakup informasi tentang beberapa tokoh musik dan hiburan, termasuk Lady Gaga, Madonna, Nicki Minaj, Bruce Springsteen, Mary J. Blige, Ella Mai, Christina Aguilera, Mariah Carey, Cam Newton, Bette Midler, Jessica Simpson, Priyanka Chopra, Idina Menzel, HBO ‘Last Week Tonight With John Oliver,’ dan Run DMC. 

Firma hukum tersebut juga mewakili nama besar di TV, film, dan olahraga, dan media dan raksasa online, mulai dari Kate Upton dan Robert De Niro hingga Sony, Spotify, Vice, dan EMI. Diasumsikan bahwa data yang diretas tersebut sebagian bocor untuk mendorongpermintaan tebusan atau informasi lainnya akan tumpah ke dark web.

Upaya peretasan tak pernah berhenti. Untuk itu, selain layanan yang dianjurkan memperkuat sistem keamanan mereka, pengguna juga diminta untuk secara reguler mengganti password layanan yang dipakai sebagai salah satu langkah penting dalam ber-Internet Sehat.

Sumber: The Register

Similar Posts