Kaspersky, China Telecom, & China Mobile Dinyatakan Ancaman bagi Keamanan Nasional AS

Internet Sehat : Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission, FCC) telah memasukkan Kaspersky, China Mobile, dan China Telecom sebagai ancaman terhadap keamanan nasional AS. Ketiga perusahaan tersebut bergabung dengan Huawei, ZTE, vendor komunikasi radio China Hytera, dan vendor sistem pengawasan video China, Hangzhou Hikvision Digital Technology Company dan Dahua Technology Company.

Kaspersky merupakan perusahaan non-China pertama yang ditambahkan ke daftar FCC, tetapi badan tersebut tidak mengikat keputusannya dengan invasi ilegal Rusia ke Ukraina.

Perusahaan-perusahaan tersebut dimasukkan ke dalam daftar berbahaya berdasarkan Secure and Trusted Communications Networks Act tahun 2019, yaitu undang-undang yang melarang penggunaan dana federal tertentu untuk mendapatkan peralatan atau layanan komunikasi dari perusahaan yang menimbulkan risiko keamanan nasional bagi jaringan komunikasi AS.

Sebenarnya lembaga pemerintah AS sudah diminta untuk menghapus produk Kaspersky pada tahun 2017 dan operasi AS di China Mobile dan China Telecom sudah dibatasi oleh persyaratan rencana Clean Network yang menyatakan bahwa tidak ada operator China yang menyentuh jaringan AS.

Kedua operator China tersebut tidak memiliki operasi AS yang luas dan FCC telah secara terbuka mempertimbangkan status mereka setidaknya sejak 2019. Sementara, Kaspersky mengomentari status barunya dengan argumennya yang biasa, yaitu bahwa keputusan itu bersifat politis, bukan berdasarkan penilaian teknis atas produknya atau bukti kesalahan publik.

Kedutaan China di AS telah menggambarkan daftar tersebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan negara yang dibuat tanpa bukti dan bukti lebih lanjut dari perilaku yang tidak masuk akal dan anti-persaingan.

Sumber : The Register