Kolaborasi, Kunci Penanganan Misinformasi COVID-19

If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together.

Pepatah Afrika itu mungkin sering kita dengar untuk menggambarkan pentingnya bekerjasama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Akan tetapi ketika kita bekerja menangani hoaks atau misinformasi terkait COVID-19, selain bekerjasama, kita juga tetap perlu untuk bekerja cepat, menandingi kecepatan hoaks yang beredar di masyarakat. Untuk itu, UNICEF Indonesia bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, menyelenggarakan “Lokakarya Penanganan Misinformasi COVID-19 dan Peningkatan Kecakapan Digital” yang diselenggarakan di Bogor, 25-26 Juni 2022. 

Kegiatan ini mengundang perwakilan dari organisasi pemerintah, CSO, media, anak muda, agama dan perwakilan UNICEF di daerah untuk bersama-sama berdiskusi tentang kerja setiap sektor dalam penanganan misinformasi COVID-19. Hadi perwakilan dari berbagai organisasi seperti Kementerian Kominfo, Kantor Staf Presiden, KPCPEN, Kementerian Kesehatan, ICT Watch, Mafindo, Redaxi, Drone Emprit, Aliansi Jurnalis Independen, Cek Fakta, Mitra Muda UNICEF, Lembaga Kajian PBNU, Muhammadiyah, Center for Disease Control and Prevention (CDC) dan sebagainya

Setiap organisasi diminta untuk berbagi pengalaman dan tantangannya dalam kerja melawan misinformasi COVID-19. Terumasuk ICT Watch yang berbagi pengalamannya terkait kerja yang sudah dilakukan di isu ini, bersama rekan-rekan dari perwakilan CSO lainnya. Kerja ICT Watch ini kemudian dikelompokkan dalam 4C:

  1. Capacity Building: Pengembangan kapasitas serta pengetahuan masyarakat terkait literasi digital
  2. Content Development: Pembuatan konten-konten edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara terbuka dan gratis
  3. Community Engagement: Pengembangan kerjasama dengan organisasi-organisasi lain, termasuk komunitas-komunitas lokal untuk mendorong edukasi literasi digital
  4. Co-Creation: Penyiapan tools yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan panduan memeriksa hoaks secara mandiri dan tools lainnya

Paparan dari ICT Watch ini bisa dilihat di sini:

Di akhir kegiatan, para peserta diminta untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan ke depan untuk dapat melawan misinformasi sekaligus dengan mendorong peningkatan kecakapan digital. (banyumurti)