Literasi Digital

Konsumsi Listrik Rumah Meningkat Selama Pandemi

Penggunaan energi listrik di rumah naik hingga 30%. Analisis baru oleh diungkapkan oleh perusahaan energi. Sebagian besar penduduk bekerja dari rumah dan sekolah-sekolah tutup, hal ini berarti komputer dan televisi rumahan lebih sibuk dari sebelumnya.

Puncak penggunaan listrik tertinggi adalah saat makan siang, ketika kegiatan memasak ditambahkan ke konsumsi listrik saat bekerja dari rumah. Namun demikian, secara keseluruhan, negara Inggris sebenarnya menggunakan lebih sedikit energi karena bisnis ditutup.

National Grid melaporkan bahwa permintaan listrik pagi dan sore turun hampir 20%. Tetapi sebagian besar karena permintaan yang lebih rendah dari pengguna industri besar seperti pabrik. Di rumah, permintaan keseluruhan naik dan mungkin mengungkapkan beberapa detail tentang kebiasaan baru pengguna.

Banyak orang tidak lagi bepergian ke kantor. Hal ini memberi mereka lebih lama untuk tinggal di tempat tidur sebelum bersiap-siap untuk bekerja. Penyedia energi dapat melihat hal tersebut sebagai penundaan untuk permintaan listrik awal.

Juru bicara Bulb Energy mengatakan bahwa rumah tangga mengkonsumsi listrik 21% lebih sedikit dari biasanya pada pukul 07:30 karena lebih sedikit orang pergi bekerja dan sebaliknya mengambil waktu untuk tidur lagi. Ovo Energy melihat hasil serupa dari sampel 230.000 pelanggan.

Rutinitas pagi kurang terstruktur dan karenanya puncaknya telah berkurang hingga 20%, karena banyak orang bekerja dari rumah atau tidak bekerja sama sekali. Setiap energi yang dihemat di pagi hari dikonsumsi kemudian. Ovo melaporkan peningkatan hingga 30% pada periode tengah hari, dan Bulb melaporkan kenaikan 27%. EDF tidak memberikan angka, tetapi mengatakan pihaknya melihat konsumsi yang lebih tinggi di tengah hari.

Sumber: BBC

Similar Posts