Kreditur Bisa Kirim Pesan Langsung ke Debitur di Media Sosial

Internet Sehat : Penagih utang sekarang diizinkan untuk menghubungi orang Amerika di media sosial dan melalui pesan teks, menurut aturan baru yang diberlakukan oleh agen AS minggu ini.

Aturan dari Biro Perlindungan Keuangan Konsumen (CFPB) membuka pintu bagi kreditur untuk meluncur ke pesan langsung jutaan orang Amerika yang memiliki pinjaman.

Kritikus mengatakan pesan bisa hilang secara online atau mengarah pada pelanggaran privasi dan proliferasi penipuan baru. Para pendukung kebijakan ini mengatakan perubahan itu merupakan pembaruan sederhana untuk aturan yang dibuat pada 1970-an.

Perubahan, yang disetujui oleh CFPB tahun lalu di bawah pemerintahan Trump, mengharuskan kreditur untuk menghubungi debitur yang mangkir secara pribadi, yang berarti mereka dapat mengirim pesan langsung, tetapi tidak bisa memposting di halaman publik debitur.

Konsumen dapat memilih keluar dari pesan-pesan ini, tetapi kreditur tidak memerlukan izin untuk menghubungi orang. Tidak ada aturan berapa banyak pesan yang boleh mereka kirim.

Pemberi pinjaman berpendapat bahwa perubahan itu diperlukan, mengingat Undang-Undang Praktik Penagihan Utang yang Adil yang mengatur industri ini, menjadi undang-undang pada tahun 1977 jauh sebelum penciptaan media sosial dan teks telepon seluler.

Aturan tersebut juga membuat batas baru untuk panggilan telepon. Tujuh panggilan dapat dilakukan setiap minggu untuk setiap utang tertentu, tetapi orang-orang dengan banyak utang masih dapat dipanggil belasan kali setiap minggu.

Penagih utang juga dibatasi untuk menghubungi konsumen mana pun melalui telepon dalam waktu satu minggu setelah berbicara dengan mereka tentang utang tertentu.

Mark Neeb, CEO grup perdagangan debt collector ACA International, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perubahan tersebut merupakan langkah kecil ke depan dalam memodernisasi komunikasi dengan konsumen.

Kritikus mengatakan opsi tersebut menciptakan cara baru untuk komunikasi yang salah, terutama mengingat beberapa orang tidak memiliki akses konstan ke internet. Pesan tentang tagihan yang lewat jatuh tempo, meskipun bersifat pribadi, masih dapat dikirim ke orang yang salah.

Sekitar sepertiga orang Amerika yang memiliki laporan kredit memiliki utang yang telah dikirim ke agen penagihan, menurut CBS News, yang berarti aturan tersebut dapat memengaruhi puluhan juta orang Amerika.

Sumber : BBC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.