Privasi & Data Pribadi

Newcastle University Terkena Serangan Ransomware

Internet Sehat : Serangan dunia maya yang melanda Universitas Newcastle ternyata adalah infeksi ransomware milik geng Doppelpaymer. Peretas telah memposting sampel kecil file dari geng di situs web yang bocor, sebuah taktik yang semakin sering digunakan oleh penjahat ransomware untuk menekan korban agar membayar tebusan.

Universitas tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya bahwa akan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk diperbaiki sistemnya dari serangan ransomware yang ditemukan pada 30 Agustus. Universitas Newcastle mengatakan bahwa penyelidik serta polisi dan lembaga lainnya, sedang menyelidiki serangan tersebut.

Mahasiswa akan memulai tahun akademik baru pada tangga 28 September. Dengan demikian hanya terdapat waktu kurang dari tiga minggu kepada departemen teknologi informasi universitas agar bekerja keras untuk memulihkan dan menjalankan semuanya.

Universitas Northumbria yang juga berada di Newcastle tetapi bukan bagian dari institusi pendidikan lanjutan di kota itu, juga mengakui pada akhir Agustus bahwa mereka telah menjadi korban serangan dunia maya. Email yang dikirim atas nama Profesor Peter Francis, wakil rektor Northumbria, memberi tahu mahasiswa tentang gangguan operasional yang signifikan ke universitas.

Dalam pesan tanggal 31 Agustus, profesor tersebut mengatakan bahwa sejak mengetahui insiden tersebut, universitas melibatkan sekelompok spesialis eksternal yang berdedikasi yang meluncurkan penyelidikan dan juga mengambil tindakan segera untuk mengurangi dampaknya. Universitas juga telah memberi tahu ICO (Kantor Komisaris Informasi) sebagai tindakan pencegahan, serta Kepolisian Northumbria, dan badan pengatur lainnya yang sesuai.

Sumber : The Register

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.