NTT : Infrastruktur Olimpiade Tokyo Mengalami Percobaan Serangan Siber 450 Juta Kali

NTT : Infrastruktur Olimpiade Tokyo Mengalami Percobaan Serangan Siber 450 Juta Kali

Internet Sehat : NTT Corporation, yang menyediakan layanan telekomunikasi yang luas dan keamanan jaringan untuk Olimpiade & Paralimpiade di Tokyo musim panas ini, mengatakan ada lebih dari 450 juta percobaan serangan siber selama olimpiade pada bulan Juli.

Pejabat NTT mengatakan tidak ada serangan yang berhasil dan menambahkan bahwa pertandingan berlangsung tanpa hambatan. Akan tetapi jumlah serangan itu 2,5 kali lipat lebih banyak dari jumlah yang terlihat selama Olimpiade Musim Panas London 2012.

Andrea MacLean dari NTT membandingkan perjuangan keamanan siber dengan pertarungan terakhir Harry Potter melawan Voldemort, menyebut upaya untuk melindungi peristiwa itu Herculean.

Penjahat dunia maya tentu saja melihat Olimpiade dan rantai pasokan terkaitnya sebagai target bernilai tinggi dengan toleransi waktu henti yang rendah. Bagaimanapun, kejahatan mengikuti peluang.

Dia menjelaskan bahwa pendekatan NTT untuk melindungi acara tersebut termasuk pemantauan dan analisis intelijen ancaman yang berkelanjutan, layanan SOC, paket solusi keamanan lengkap, dan tim ahli yang terdiri dari lebih dari 200 spesialis keamanan siber.

MacLean mengatakan di antara 450 juta serangan, NTT melihat malware Emotet, email spoofing dan phishing, serta situs web palsu yang dibuat agar terlihat seperti terkait dengan Olimpiade.

NTT memberikan laporan lengkap tentang permainan tersebut, dengan mencatat bahwa NTT menyediakan layanan komunikasi untuk mengoperasikan Olimpiade dan jaringan penyiaran untuk menghubungkan tempat Pertandingan dengan Tokyo Big Sight yang berfungsi sebagai Pusat Siaran Internasional. Selama Olimpiade, komunikasi tidak sah yang menargetkan kerentanan di terminal diamati, tetapi NTT merespons dengan memblokir komunikasi.

NTT mengatakan pihaknya mengadakan beberapa program pelatihan keamanan siber dan menjalankan simulasi menjelang acara untuk mempersiapkan tim keamanan sibernya.

Dalam laporan sebelumnya yang dirilis sebelum Olimpiade, NTT memperkirakan akan menghadapi serangan siber negara-bangsa, serangan ransomware, dan serangan disinformasi, beberapa di antaranya mungkin berasal dari aktor ancaman yang disponsori negara Rusia, Korea Utara, dan China.

Mereka mencatat bahwa penjahat dunia maya kemungkinan akan menyebarkan serangan Distributed Denial of Service (DDoS), serangan ransomware, atau serangan terhadap infrastruktur penting.

Sumber : ZDNet

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.