Kecenderungan saat ini adalah pengguna tidak bisa lepas dari smartphone mereka. Hal ini bisa berdampak negatif, yaitu bukannya tambah pintar, malah smartphone tersebut membuat penggunanya menjadi bodoh.
Penelitian menemukan bahwa orang yang memiliki keterampilan kognitif yang kuat menghabiskan lebih sedikit waktu pada perangkat smartphone mereka dibandingkan dengan mereka yang memiliki keterampilan kognitif lebih rendah. Mereka yang berpikir analitis juga menggunakan ponsel mereka lebih jarang karena mereka mengingat hal-hal atau menyelesaikan masalah dengan kekuatan diri mereka sendiri. Para peneliti juga mengklaim bahwa smartphone yang membuat kita kurang mampu berpikir untuk diri kita sendiri.
Studi ini mengatakan bahwa smartphone membuat orang lebih malas daripada sebelumnya karena pengguna melihat smartphone sebagai perpanjangan pikiran mereka. Artinya, jika menemukan kesulitan, pengguna cenderung tidak mau susah untuk berpikir dalam menyelesaikan kesulitan tersebut. Mereka cenderung langsung menggunakan smartphone, googling dan menyelesaikan masalah dengan hasil googling tersebut.
Meng-googling informasi yang tidak diketahui kini mengganti rasa ingin tahu alami, sebuah tren yang akan bertambah buruk di masa depan. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti di University of Waterloo di Ontario dan melibatkan 660 orang. Tim melihat berbagai ukuran kekuatan otak dan keterampilan kognitif mulai dari intuitif untuk analitis, bersama dengan kemampuan verbal dan berhitung.
Peneliti juga meminta semua orang mengambil bagian untuk menuliskan kebiasaan mereka ber-smartphone. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang jelas antara sedikit waktu yang dihabiskan di smartphone dan keterampilan kognitif yang lebih kuat dan kemauan besar untuk berpikir dengan cara yang analitis.
Penelitian ini tentu saja sebuah usaha yang sangat bagus dalam mengungkapkan dampak buruk smartphone terhadap kegiatan olah pikir manusia. Dengan smartphone yang ada di tangan, manusia kini cenderung mengandalkan smartphone dalam menyelesaikan masalah dengan cara mencari informasi di dalamnya. Smartphone kini dijadikan perpanjangan pikiran manusia. Akibatnya makin sedikit manusia yang memiliki kemampuan kognitif dan analisis yang kuat.
Sumber: Daily Mail
Sumber Gambar: Tech First