Literasi Digital

Penembakan di Kenosha : Mark Zuckerberg Salahkan Kontraktor

Internet Sehat : Mark Zuckerberg menyalahkan kesalahan operasional oleh kontraktor atas kegagalan Facebook untuk mencabut seruan senjata dari milisi Kenosha, Wisconsin, sebelum penembakan pada Selasa malam yang menewaskan dua orang dan lainnya terluka.

Milisi Kenosha Guard telah membuat halaman Facebook pada bulan Juni 2020 dan minggu ini menggunakan halaman acara Facebook tersebut untuk mengundang setiap patriot yang bersedia untuk mengangkat senjata dan membela kota dari preman jahat.

Facebook telah mengakui bahwa halaman dan acara tersebut seharusnya dilarang berdasarkan kebijakan baru perusahaan yang menangani kelompok yang terkait dengan kekerasan, seperti milisi. Namun, perusahaan gagal menghapus halaman atau acara tersebut meskipun banyak pengguna yang melaporkan konten tersebut ke Facebook.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan bahwa hal tersebut sebagian besar merupakan kesalahan operasional. Hal ini diungkapkannya dalam sambutannya selama pertemuan mingguan dengan staf. Facebook memiliki tim terlatih khusus yang didedikasikan untuk menegakkan larangan terhadap organisasi berbahaya. Para kontraktor dan peninjau yang keluhan awal disalurkan kepada mereka, tidak mengambil tindakan sebagaimana mestinya. Barulah setelah laporan dikirim ke tim khusus, setelah penembakan fatal halaman dan acara tersebut dihapus.

Zuckerberg mengatakan Facebook tidak menemukan bukti yang menunjukkan tersangka penembak menanggapi seruan senjata Facebook, yang juga diperkuat oleh situs konspirasi InfoWars.

Facebook menerbitkan sebagian dari pernyataan Zuckerberg menyusul laporan BuzzFeed News tentang kemarahan dan penolakan di antara karyawan Facebook atas penanganan perusahaan atas kekerasan di Kenosha.

Pada hari Kamis minggu lalu, Guardian melaporkan bahwa Facebook dan Instagram gagal menghapus konten yang memuji tersangka penembakan dari platform mereka. Dua penggalangan dana untuk tersangka penembakan di Kenosha dibagikan lebih dari 19.000 kali di Facebook, dan meme Instagram yang memuji tersangka penembakan menarik puluhan ribu LIKE. Hingga Jumat pagi, Instagram pun otomatis melengkapi hasil pencarian dengan hashtag yang memuji tersangka penembak atau menyebutnya pahlawan.

Sumber : The Guardian

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.