Literasi Digital

Pengawas Iklan Larang Postingan e-Cigarette di Instagram

Empat perusahaan vaping, termasuk British American Tobacco (BAT), yang melakukan posting di Instagram untuk mempromosikan e-cigarette mendapati postingan mereka dilarang oleh Advertising Standards Authority (ASA). Postingan tersebut menunjukkan model dan selebriti seperti Lily Allen memegang rokok elektronik.

Campaign for Tobacco-Free Kids dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa sementara putusan ASA adalah berita bagus, perubahan kebijakan mendesak diperlukan dari Facebook, Instagram dan Twitter untuk mencegah BAT dan perusahaan tembakau lainnya menggunakan media sosial untuk mengiklankan produk berbahaya mereka kepada orang-orang muda di seluruh dunia.

Keempat perusahaan vaping yang postingan Instagram mereka dilarang adalah British American Tobacco (BAT), Ama Vape, Attitude Vapes, dan Global Vaping Group. Pelarangan tersebut didukung oleh kelompok anti-merokok di Inggris, Action on Smoking and Health (Ash) dan Stopping Tobacco Organisations and Products (Stop).

Perusahaan-perusahaan itu dituduh mempromosikan e-cigarette yang mengandung nikotin dan menampilkan model-model yang tampaknya berusia di bawah 25 yang dilarang di bawah kode iklan.

 ASA memutuskan bahwa posting tidak boleh muncul lagi dalam bentuk saat ini. Merek mengatakan kepada keempat perusahaan bahwa postingan yang mempromosikan e-cigarette yang mengandung nikotin tidak boleh dibuat diInstagram di masa depan, kecuali jika langkah-langkah diambil untuk memastikan bahwa mereka tidak dapat dilihat oleh mereka yang berusia di bawah 18 tahun dan orang-orang yang ditampilkan harus berusia 25 atau lebih.

Sumber: BBC

Similar Posts