Polisi Jerman Tutup Hydra, Bazar Narkoba Dark Web dan Sita 25 Juta Dollar AS dalam Bitcoin

Internet Sehat : Hydra, situs dark web yang sudah lama menjadi tempat pencucian uang dan penjualan narkoba telah ditutup oleh polisi Jerman.

Pada hari Selasa (5/4), pejabat dengan Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman mengumumkan kematian Hydra. Dalam siaran pers polisi Jermang mengungkapkan bahwa pihak berwenang telah menyita banyak infrastruktur server situs, serta sekitar 543 Bitcoin dari situs tersebut yang setara dengan sekitar 25 juta dollar AS.

Pihak berwenang mengatakan mereka telah menyelidiki kegiatan pasar gelap sejak Agustus lalu, dengan bantuan beberapa lembaga AS, termasuk Departemen Kehakiman, FBI, dan Badan Penegakan Narkoba.

Pasar darknet berbahasa Rusia, Hydra telah menjadi salah satu sumber terbesar perdagangan gelap online selama beberapa tahun sampai dengan ditutup. Situs tersebut, yang telah ada setidaknya sejak 2015, memiliki sekitar 17 juta pelanggan dan sekitar 19.000 penjual terdaftar sebelum ditutup.

Selama masa beroperasi, Hydra dikenal sebagai pusat perdagangan narkoba dan mengaburkan asal-usul uang tunai dan pelanggannya sebagian besar berbasis di negara-negara Eropa timur seperti Rusia, Belarusia, Ukraina, dan Kazakhstan, menurut perusahaan analisis blockchain Elliptic. Sejak diluncurkan, Hydra telah melakukan lebih dari 5 miliar dollar AS dalam transaksi Bitcoin.

Polisi Jerman mengatakan bahwa pasar ilegal adalah platform Darknet berbahasa Rusia yang telah dapat diakses melalui jaringan Tor setidaknya sejak 2015. Penjualannya setidaknya mencapai 1,23 miliar euro pada tahun 2020 saja. Secara khusus, Bitcoin Bank Mixer, layanan untuk mengaburkan transaksi digital yang disediakan oleh platform, membuat penyelidikan kripto menjadi sangat sulit bagi lembaga penegak hukum.

Sumber : Gizmodo