Literasi Digital

Rusia Blokir ProtonMail dan ProtonVPN

Pemerintah Rusia telah memblokir akses ke ProtonMail, layanan email terenkripsi Proton Technologies end-to-end serta layanan VPN ProtonVPN karena gagal mematuhi hukum setempat (pemerintah Rusia).

Dalam siaran pers, pengawas telekomunikasi Rusia Roskomnadzor menjelaskan mengapa mereka memutuskan untuk memblokir akses ke kedua layanan tersebut dengan mengatakan bahwa layanan email ProtonMail digunakan oleh penjahat cyber pada 2019 dan khususnya aktif pada Januari 2020 untuk mengirim pesan palsu tentang penambangan besar-besaran objek di Federasi Rusia dengan kedok informasi yang dapat dipercaya.

PrptonMail dan ProtonPVN menanggapi dengan alasan bahwa mereka menolak  terhadap adanya  permintaan berulang-ulang Roskomnadzor untuk informasi agar dimasukkan dalam daftar penyelenggara penyebaran informasi di Internet. 

Tahun lalu Rusia mengeluarkan undang-undang baru yang mewajibkan semua penyedia VPN untuk mendaftar pada sistem pemerintah yang membantu memfasilitasi pertukaran informasi antara perusahaan dan layanan keamanannya. Namun, Proton Technologies, serta banyak penyedia VPN lainnya, menolak untuk mendaftarkan layanannya kepada otoritas negara dan inilah mengapa pemblokiran terbaru terhadap ProtonMail dan ProtonVPN diberlakukan oleh Roskomnadzor.

Proton Technologies memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana layanannya saat ini telah diblokir di Rusia dengan mengatakan bahwa mereka telah menerima laporan bahwa Proton saat ini diblokir di Rusia. Mereka akan menjangkau pihak yang berwenang agar blokir tersebut dicabut sesegera mungkin. Blok ini memengaruhi pengguna ProtonMail dan ProtonVPN yang tidak masuk sebelum blok diimplementasikan. Untuk saat ini, Proton Technologies menyarankan untuk menggunakan jaringan TOR (melalui Browser TOR) untuk mengakses layanan mereka.

Sumber: Bleeping Computers via Tech Radar

Similar Posts