Smart Speaker Bisa Deteksi Detak Jantung yang Tidak Teratur

Smart Speaker Bisa Deteksi Detak Jantung yang Tidak Teratur

Internet Sehat : Speaker pintar atau smart speaker biasa dapat diubah menjadi perangkat medis yang dapat memantau ritme jantung seseorang dari jarak jauh dan mendeteksi tanda-tanda serangan jantung. Hal ini diungkapkan oleh penelitian baru yang inovatif.

Para ilmuwan di University of Washington telah menemukan sistem AI yang, bersama dengan speaker pintar, dapat mendeteksi getaran yang sangat halus di dada seseorang dari seberang ruangan.

Biasanya, interval antara detak jantung diukur menggunakan mesin elektrokardiografi atau EKG, yang bekerja dengan menggunakan sensor kecil bernama elektroda yang ditempelkan di lengan, kaki, dan dada pasien.

Para akademisi di Seattle mengatakan sistem baru mereka berarti untuk pertama kalinya detak jantung teratur dan atau tidak teratur dapat diukur tanpa kontak fisik.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada hari Selasa, para peneliti menggambarkan bagaimana sistem saat ini disiapkan untuk melakukan pemeriksaan di tempat.

Peserta yang ingin detak jantung dan ritme diukur harus duduk diam sekitar satu meter dari speaker pintar. Speaker kemudian akan mengeluarkan suara yang tidak terdengar, yang memantul dari orang tersebut untuk mendeteksi getaran dada mereka.

Anran Wang, mahasiswa tahun kelima PHD yang mengerjakan penelitian tersebut, berkata dengan metode ini, mereka tidak mendapatkan sinyal listrik dari jantung yang berkontraksi. Sebaliknya mereka melihat getaran pada kulit saat jantung berdetak.

Sistem yang memanfaatkan banyak mikrofon dan speaker yang sudah tertanam di speaker pintar populer, mampu memisahkan gerakan dada yang terkait dengan detak jantung seseorang dari gerakan lain seperti gerakan pernapasan. Saat teknologi itu diuji pada 26 subjek sehat dan 24 pasien jantung di rumah sakit, speaker pintar ini mendeteksi detak jantung yang sangat cocok dengan detak jantung yang terdeteksi oleh monitor detak jantung standar.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka melakukan pengujian pada versi pengembang dari speaker pintar Amazon Echo karena model yang tersedia secara komersial tidak memungkinkan pengembang untuk menggunakannya untuk tujuan penelitian. Namun mereka yakin sistem baru yang sedang dikomersialkan oleh perusahaan Sound Life Sciences dapat tersedia sebagai pembaruan perangkat lunak hanya dalam waktu dua tahun.

Dokter sangat tertarik dengan cara baru untuk mengukur irama jantung abnormal yang dapat menyebabkan stroke, tetapi sulit untuk didiagnosis menggunakan metode yang ada.

Dr Arun Sridhar, asisten profesor kardiologi di Fakultas Kedokteran UW, yang juga mengerjakan makalah tersebut mengatakan bahwa gangguan ritme jantung sebenarnya lebih umum daripada beberapa kondisi jantung terkenal lainnya.

Menurutnya, ketersediaan tes berbiaya rendah yang dapat dilakukan secara rutin dan nyaman di rumah dapat menjadi pengubah permainan bagi pasien tertentu dalam hal diagnosis dini dan manajemen.

Sumber :The Telegraph

Sumber Foto :Internet of Business

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.