Literasi Digital

TikTok Hapus Akun Pemburu Pedofil

Platform jejaring sosial TikTok telah menghapus akun Australia yang mengaku memikat para pedofil ke pertemuan dan kemudian merekam konfrontasi mereka di film. Kepolisian NSW Australia memperingatkan agar orang-orang untuk tidak main hakim sendiri yang salah satunya dilakukan oleh akun TikTok tersebut.

Tampaknya akun pemburu tersebut merupakan bentuk baru dari tren akun online yang memburu pelecehan seks anak. Akun itersebut sebelum diturunkan memiliki ribuan view dan LIKE diklaim telah berhadapan dengan para terduga pedofil yang dikatakan telah bertemu seorang anak di bawah umur melalui aplikasi kencan. Orang-orang yang muncul dalam enam video pendek di akun tersebut sering berusaha melarikan diri atau melawan orang yang merekamnya.

Tak satu pun dari orang-orang di video itu yang menyensor wajah mereka. Pengguna akun tampaknya berbasis di New South Wales, berdasarkan lokasi dalam video. Akun ini memiliki lebih dari 3.000 pengikut dan 4.500 LIKE, dan salah satu video memiliki hampir 50.000 penayangan sebelum dihapus.

Guardian Australia bertanya kepada TikTok tentang akun itu, dan dalam sehari akun dihapus dari platform karena melanggar pedoman komunitas. Polisi New South Wales mengatakan orang-orang harus melaporkan perilaku predator kepada polisi dan tidak berusaha untuk main hakim sendiri.

Akun pemburu pedofil online di media sosial bukanlah fenomena baru. Beberapa halaman Facebook yang lebih besar memiliki ratusan ribu pengikut. Banyak dari kelompok-kelompok itu memiliki aturan ketat tentang apa yang mereka posting, dan berusaha untuk bekerja sama dengan polisi untuk memastikan proses hukum yang tepat terjadi untuk menuntut orang-orang yang mereka temukan.

Sumber: The Guardian

Similar Posts