Twitter Hapus Lebih Dari 70.000 Akun yang Terkait QAnon

Twitter Hapus Lebih Dari 70.000 Akun yang Terkait QAnon

Internet Sehat : Twitter telah menangguhkan secara permanen atau menghapus lebih dari 70.000 akun yang terkait dengan gerakan sayap kanan QAnon. QAnon adalah kelompok teori konspirasi yang mengklaim bahwa Presiden Donald Trump sedang mengobarkan perang melawan pedofil pemuja setan di bidang politik, bisnis, dan media. Para pendukung terlibat dalam penyerbuan gedung Kongres AS pekan lalu.

Twitter menjelaskan bahwa mereka telah menghapus akun yang membagikan konten berbahaya terkait QAnon dalam skala besar. Twitter akan mengambil tindakan penegakan yang tegas terhadap perilaku yang berpotensi menyebabkan bahaya offline dalam sebuah entri blog.

Lebih lanjut Twitter mengatakan bahwa mengingat peristiwa kekerasan di Washington, DC dan peningkatan risiko bahaya, Twitter mulai menangguhkan ribuan akun secara permanen yang terutama didedikasikan untuk berbagi konten QAnon pada Jumat sore (minggu lalu).

Twitter mengatakan ada banyak contoh dari satu individu yang mengoperasikan banyak akun. Akun tersebut terutama didedikasikan untuk penyebaran teori konspirasi QAnon di seluruh layanan.

Pada Juli tahun lalu, Twitter mengatakan akan menindak akun QAnon di platform, berhenti merekomendasikan konten terkait, dan memblokir URL yang tertaut ke akun tersebut agar tidak dibagikan di platform.

Pada 2019, FBI mengeluarkan peringatan tentang ekstremis domestik yang didorong oleh teori konspirasi dan menetapkan QAnon sebagai potensi ancaman ekstremis domestik.

Sumber : BBC

Belajar Privasi di Galeri Privasi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.