Volvo Ungkapkan Pelanggaran Data yang Mengarah ke Pencurian Data R&D

Internet Sehat : Produsen mobil Swedia Volvo Cars telah mengungkapkan bahwa penyerang tak dikenal telah mencuri informasi penelitian dan pengembangan (R&D) setelah meretas beberapa servernya.

Perusahaan mengungkapkan bahwa Volvo Cars telah mengetahui salah satu tempat penyimpanan filenya telah diakses secara ilegal oleh pihak ketiga. Penyelidikan sejauh ini mengkonfirmasi bahwa sejumlah kecil properti R&D perusahaan telah dicuri selama intrusi. Volvo Cars menyimpulkan, berdasarkan informasi yang tersedia, bahwa mungkin ada dampak pada operasi perusahaan.

Volvo mengatakan telah memberi tahu pihak berwenang terkait setelah menemukan insiden tersebut dan sekarang sedang menyelidiki pencurian data tersebut bersama dengan pakar pihak ketiga. Perusahaan belum mengetahu dampak serangan tersebut pada keselamatan atau keamanan mobil pelanggan atau data pribadi mereka.

Saat ini Volvo Cras tidak mengungkapkan rincian lain tentang pelanggaran tersebut, namun geng ransomware Snatch telah mengklaim serangan itu.

Kelompok ransomware tersebut menambahkan entri di situs kebocoran data mereka pada 30 November tentang pelanggaran server Volvo Car Corporation dan mencuri file selama intrusi, bersama dengan tangkapan layar dari file yang dicuri sebagai bukti.

Sejak itu, Snatch juga telah membocorkan 35,9 MB dari apa yang mereka klaim sebagai dokumen yang dicuri dari server Volvo selama intrusi. Volvo menolak berkomentar untuk rincian lebih lanjut mengenai serangan yang diklaim oleh Snatch.

Sumber : Bleeping Computer

Sumber Foto : Bleeping Computer

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.