Khawatir Data Bocor, Pemerintah Filipina Tutup Situs Aplikasi Paspor

Khawatir Data Bocor, Pemerintah Filipina Tutup Situs Aplikasi Paspor

Internet Sehat : Departemen Luar Negeri Filipina (DFA) telah menonaktifkan pelacak aplikasi paspor online mereka dengan alasan masalah privasi data dan mengisyaratkan bahwa informasi pengguna bisa saja bocor.

Pemberitahuan di situs web DFA menyebutkan bahwa unit TI DFA saat ini sedang menyelidiki keadaan seputar masalah ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengamankan data yang mungkin telah terungkap. Audit internal juga akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.

Filipina mewajibkan warganya untuk menggunakan situs tersebut yang diluncurkan hanya beberapa bulan yang lalu, untuk mengajukan paspor, sementara aplikasi walk-in hanya diperbolehkan dalam keadaan luar biasa. Namun, pada berita ini dipublikasikab pelacakan paspor tersebut menunjukkan Error 404. Oleh karena itu, warga negara tidak memiliki cara untuk mengetahui kapan atau apakah paspor akan disetujui dan/atau dikirim.

Menurut media yang disponsori negara, situs tersebut ditutup sementara untuk mencegah emisi data lebih lanjut. DFA tidak memberikan perincian tentang masalah atau berapa banyak orang yang terpengaruh, meskipun agensi mengatakan pelacak diturunkan dalam satu hari setelah masalah ditemukan.

Layanan berita Filipina Rapple melaporkan masalah privasi yang berasal dari informasi pribadi pelamar yang dikodekan ke dalam program pelacak. Salah satu pengembang yang berbicara dengan outlet berita dapat menemukan informasi pribadi orang, termasuk email, tanggal lahir, dan nomor kontak di situs web DFA.

Sumber : The Register

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.