Jerman : Internet Lambat, ISP Harus Berikan Diskon

Internet Sehat : Sebuah aturan baru yang merupakan amandemen terhadap Undang-Undang Telekomunikasi Jerman dapat secara radikal mengubah hubungan antara konsumen dan penyedia layanan internet.

Menurut rancangan aturan tersebut, pengguna akan dapat menguji kecepatan internet mereka dan jika ada penyimpangan yang terlalu besar antara hasil dunia nyata dan apa yang dijanjikan ISP atau operator, pengguna akan memenuhi syarat untuk diskon tagihan.

Jumlah diskon akan sebanding dengan penyimpangan antara kecepatan internet yang disepakati secara kontrak dan yang sebenarnya.

Untuk menentukan kecepatan koneksi mereka, pelanggan harus menggunakan aplikasi pengukuran kecepatan internet resmi yang disediakan oleh Badan Jaringan Federal Jerman.

Proses pengukuran meliputi 20 tes pada dua hari berturut-turut, tersebar sebagai sepuluh tes setiap hari. Metode ini untuk memastikan bahwa setiap penyimpangan kecepatan berulang dan/atau terus-menerus dan bukan akibat dari gangguan sesaat pada jaringan.

Jika kecepatan unduh dan unggah Internet di bawah 90% dari angka yang dijanjikan ISP, pelanggan berhak mendapatkan diskon.

Menurut otoritas perlindungan konsumen Jerman, penyimpangan dari perjanjian kontrak memengaruhi lebih dari 50% pengguna internet di negara tersebut. Dengan demikian, undang-undang baru akan memberikan keseimbangan dinamis dan insentif bagi ISP untuk memenuhi janji pemasaran mereka dan menawarkan kualitas layanan yang lebih konsisten.

Saat ini, di sebagian besar dunia, konsumen membayar harga tetap dalam kontrak berjenjang dan mendapatkan kecepatan apa pun yang secara teknis memungkinkan untuk lokasi mereka.

Pendekatan ini sering membuat konsumen dirugikan dibandingkan dengan orang lain yang membayar jumlah yang sama untuk paket layanan yang sama, tetapi menikmati kecepatan yang lebih baik.

Tentu saja, setiap orang dapat mengambil jalur litigasi dan mengklaim hak mereka di pengadilan, tetapi kebanyakan orang akan melewatkan proses yang mahal dan membosankan ini.

Dari perspektif itu, undang-undang Jerman yang memperkenalkan hak untuk menagih diskon merupakan kemenangan yang signifikan bagi konsumen. Tentu kita di Indonesia juga bisa berharap untuk segera melihat undang-undang serupa.

Undang-undang baru akan mulai berlaku pada bulan Desember 2021, dan, mengingat bahwa regulator mengajukan rancangan tersebut pada bulan September, mereka dengan cepat menerimanya dan bergerak maju untuk menerapkan aturan tersebut.

Sumber : Bleeping Computer

Sumber Foto : Amazon JP

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.