Lithuania Sarankan Warganya untuk Tidak Menggunakan Ponsel Xiaomi

Lithuania Sarankan Warganya untuk Tidak Menggunakan Ponsel Xiaomi

Internet Sehat : Pusat Keamanan Siber Nasional Lithuania telah mengatakan kepada warganya untuk menyingkirkan perangkat seluler atau ponsel buatan Xiaomi di tengah kekhawatiran bahwa perusahaan China tersebut dapat mengaktifkan alat sensor dari jarak jauh.

Dalam audit yang diterbitkan oleh agensi tersebut disebutkan firmware ponsel Xiaomi Mi 10T 5G dapat menyensor istilah seperti Free Tibet, Long live Taiwan independence atau democracy movement.

Wakil Menteri Pertahanan Lithuania Margiris Abukevicius mengatakan kepada wartawan pada rilis audit bahwa mereka merekomendasikan untuk tidak membeli ponsel China baru dan untuk menyingkirkan yang sudah dibeli secepat mungkin.

Laporan setebal 32 halaman badan keamanan lokal, berjudul Assessment of cybersecurity of mobile devices supporting 5G technology sold in Lithuania, berfokus pada perangkat dari Xiaomi, Huawei, dan OnePlus.

Dalam laporan tersebut dinyatakan bahwa ada fungsi yang memungkinkan perangkat Xiaomi untuk melakukan analisis konten multimedia target yang masuk ke telepon untuk mencari kata kunci berdasarkan daftar MiAdBlacklist yang diterima dari server.

Setelah perangkat menentukan bahwa konten berisi kata kunci tertentu, perangkat melakukan penyaringan konten ini dan pengguna tidak dapat melihatnya. Prinsip analisis data memungkinkan analisis tidak hanya kata-kata yang ditulis dalam huruf, tetapi juga daftar yang diunduh secara teratur dari server dapat dibentuk dalam bahasa apa pun.

Badan tersebut mengatakan sensor dapat diaktifkan kembali dari jarak jauh kapan saja oleh Xiaomi. Xiaomi belum mengomentari temuan tersebut.

Sumber : The Register

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.