Privasi & Data Pribadi Virus Corona

Sebanyak 18.000 Hasil Tes Virus Corona Dipublikasikan Online

Internet Sehat : Rincian lebih dari 18.000 orang yang dites positif virus Corona dipublikasikan secara tidak sengaja oleh Public Health Wales. Badan kesehatan tersebut mengatakan data dari 18.105 penduduk Wales dapat dilihat online selama 20 jam pada 30 Agustus yang lalu.

Menurut Public Health Wales (PHW), sebagian besar kasus memberikan inisial, tanggal lahir, wilayah geografis dan jenis kelamin yang berarti risiko identifikasi rendah. Namun sebanyak 1.928 orang yang tinggal di lingkungan komunal lebih berisiko. Penghuni panti jompo atau mereka yang tinggal di supported house juga mengalami nama tempat tinggal mereka dipublikasikan, yang berarti risikonya, meski masih dianggap rendah, lebih tinggi.

Insiden tersebut adalah hasil dari kesalahan manusia ketika informasi diunggah ke server publik yang dapat dicari oleh siapa saja yang menggunakan situs tersebut. PHW mengatakan informasi tersebut telah dilihat 56 kali sebelum dihapus, tetapi sejauh ini tidak ada bukti bahwa data tersebut telah disalahgunakan.

Kepala eksekutif Tracey Cooper mengatakan bahwa kegagalan tersebut adalah salah satu pelanggaran data terbesar yang dia temui dan mengatakan itu seharusnya tidak pernah terjadi. Cooper juga mengatakan Public Health Wales bisa bertindak lebih cepat dalam menghapus informasi.

Kantor Komisaris Informasi (ICO) dan Pemerintah Welsh telah diinformasikan. ICO mengatakan akan melakukan penyelidikan setelah peringatan tersebut. Peristiwa ini adalah kedua kalinya bagian dari Welsh NHS harus merujuk dirinya ke ICO atas pelanggaran data selama pandemi.

Pada bulan April, NHS Wales Informatics Services, bagian dari IT layanan kesehatan menghubungi pengawas setelah 13.000 surat pelindung dikirim ke alamat yang salah.

Sumber : BBC

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.