Literasi Digital

Madonna Sebar Informasi Salah tentang Virus Corona di Instagram

Internet Sehat : Bintang pop Madonna telah ditandai oleh Instagram karena berbagi video tentang teori konspirasi virus corona kepada 15 juta pengikutnya. Dalam postingan-nya, Madonna mengklaim bahwa vaksin untuk Covid-19 sudah ditemukan, tetapi disembunyikan untuk membiarkan orang kaya menjadi lebih kaya.

Instagram mengaburkan video tersebut dengan tulisan Informasi Palsu. Hal ini juga mengarahkan pengguna ke halaman yang menolak klaim dalam video, dengan menambahkan catatan bahwa belum ada vaksin untuk virus corona.

Video itu kemudian dihapus dari halaman Instagram Madonna. Namun keputusan penghapusan tersebut terjadi setelah penggemar memprotes keputusannya untuk berbagi posting.

Di antara mereka yang memprotes posting-an Madonna tersebut adalah bintang pop Annie Lennox, yang berkomentar bahwa hal tersebut benar-benar gila. Ia tidak percaya bahwa Madonna mendukung konspirasi yang berbahaya tersebut. Ia berharap bahwa postingan tersebut karena akun Madonna diretas dan ia harap Madonna bisa menjelaskan postingannya tersebut.

Video tersebut menunjukkan kelompok yang disebut America’s Frontline Doctors berbicara di luar gedung Mahkamah Agung AS di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Tea Party Patriots Action. Dalam klip itu, Dr Stella Immanuel, seorang dokter dari Houston, mengatakan dia telah berhasil merawat 350 pasien virus corona dan bertambah dengan hydroxychloroquine.

Facebook dan Twitter sebelumnya telah menghapus video, menandainya sebagai informasi yang salah, sementara Donald Trump Jr. dilarang melakukan tweet selama 12 jam sebagai hukuman karena untuk berbagi klip video tersebut.

Menurut Instagram, dengan penandaan sebuah posting sebagai false akan mempersulit pengguna untuk menemukan dengan memfilternya dari Explore dan Hashtags, dan mengurangi visibilitasnya di Feed and Stories.

Sumber : BBC

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.