Covid-19: Instagram Hapus Akun Koki Selebriti Pete Evans

Covid-19: Instagram Hapus Akun Koki Selebriti Pete Evans

Internet Sehat : Setelah minggu lalu menghapus akun Robert F. Kennedy Jr. Instagram kembali melakukan penghapusan akun figur terkenal dari platform-nya. Kali ini akun yang dihapus adalah milik koki selebriti, Pete Evans.

Instagram telah menghapus akun Pete Evans karena berulang kali menyebarkan misinformasi COVID-19. Koki selebriti tersebut dihapus akun Facebooknya pada bulan Desember karena berulang kali melanggar kebijakan Facebook.

Facebook sebagai perusahaann yang memiliki Instagram melangkah lebih jauh dengan menghapus akun Instagram Pete Evans. Juru bicara Facebook mengatakan bahwa mereka menghapus akun Pete Evans karena berulang kali membagikan klaim yang tidak benar tentang virus atau vaksin.

Facebook tidak mengizinkan siapa pun untuk berbagi informasi yang salah tentang COVID-19 yang dapat menyebabkan kerusakan fisik yang akan segera terjadi atau tentang vaksin COVID-19 yang telah dibantah oleh para ahli kesehatan masyarakat.

Lebih dari satu juta konten virus Corona telah dihapus di seluruh jejaring sosial antara 1 Oktober dan 31 Desember tahun lalu, dengan alasan dapat menyebabkan cedera fisik yang akan segera terjadi, seperti konten yang berkaitan dengan tindakan pencegahan palsu atau pengobatan yang berlebihan.

Minggu lalu Facebook memperbarui kebijakannya untuk mengambil tindakan yang lebih agresif terhadap kesalahan informasi. Setelah berkonsultasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lainnya, postingan yang berisi klaim palsu berikut akan dihapus:
1. COVID-19 adalah buatan manusia atau diproduksi.

2. Vaksin tidak efektif untuk mencegah penyakit yang seharusnya mereka lindungi.

3. Lebih aman untuk tertular penyakit daripada mendapatkan vaksin.

4. Vaksin beracun, berbahaya atau menyebabkan autisme

Pete Evans memiliki sejarah panjang menentang vaksinasi, serta air berfluoride, produk susu, dan tabir surya. Evans ditolak oleh penerbit bukunya tahun lalu karena membagikan kartun yang menampilkan simbol neo-Nazi. Dia menyangkal bahwa dia mengetahui bahwa itu adalah simbol neo-Nazi. Langkah tersebut juga menyebabkan Coles, Woolworths, Target, dan Kmart menghentikan produknya.

Sumber : 9news.com.au

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.