Google Matikan Google Maps Live Traffic di Ukraina

Internet Sehat : Google telah menonaktifkan data lalu lintas langsung (Live Traffic Data) agar tidak ditampilkan di aplikasi Maps-nya di Ukraina. Aplikasi ini menampilkan informasi ini dengan mengumpulkan data anonim dari smartphone Android, yang menunjukkan betapa sibuknya jalan dan tempat yang berbeda. Namun, sekarang telah dimatikan di wilayah tersebut untuk sementara waktu untuk melindungi pengguna.

Google mengkonfirmasi langkah tersebut setelah mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya mengambil tindakan untuk keselamatan masyarakat lokal, setelah berkonsultasi dengan otoritas regional. Meskipun data lalu lintas telah dinonaktifkan, fitur navigasi peta normal masih berfungsi dengan baik di area tersebut. Data seperti ini telah lama digunakan oleh orang-orang yang terlibat dalam deteksi desktop seputar peristiwa penting.

OSINT atau intelijen sumber terbuka, melibatkan orang-orang biasa yang menggunakan data yang tersedia secara online, seperti informasi tentang lalu lintas atau citra satelit, untuk mengumpulkan gambaran tentang apa yang terjadi di lapangan.

Misalnya, data lalu lintas langsung di Google Maps diperbarui sebagai hasil dari ponsel cerdas yang mengirimkan informasi lokasi yang dianonimkan ke Google. Jika banyak sinyal telepon yang bergerak lambat atau tidak bergerak (karena macet) hal ini menunjukkan bahwa jalan sedang padat.

Sejak awal invasi Rusia ke Ukraina, peneliti open-source telah meneliti data dari berbagai sumber dalam upaya untuk lebih memahami peristiwa yang terjadi.

Data lalu lintas di Ukraina tidak mungkin dihasilkan oleh ponsel yang dibawa oleh personel militer. Pada 24 Februari, seorang peneliti intelijen sumber terbuka di Amerika Serikat menggabungkan gambar radar satelit dan data kemacetan lalu lintas Google Maps dari perbatasan Ukraina dan menyimpulkan bahwa invasi ke Ukraina oleh pasukan Rusia telah dimulai.

Sumber : BBC

Share